Headlines

Didampingi Kuasa Hukum, Mantan Camat MTA Bantah Tuduhan Pelecehan

677
×

Didampingi Kuasa Hukum, Mantan Camat MTA Bantah Tuduhan Pelecehan

Sebarkan artikel ini
Rio Potale kuasa hukum camat (non aktif) MTA. (Foto:dok)
Rio Potale kuasa hukum camat (non aktif) MTA. (Foto:dok)

KABGOR – Camat Batudaa (Nonaktif) MTA membantah tuduhan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan sebagaimana pemberitaan selama ini yang bergulir.

Bersama kuasa hukumnya, Rio Potale, yang bersangkutan memberikan keterangan persnya dibilangan Kota Limboto, Jumat (27/10/23).

Menurutnya apa yang dituduhkan kedirinya itu tidak benar. Kejadian demi kejadian itu sifatnya hanya candaan.

” Saya memang sering bercanda dengan mereka. Karena mereka adalah staf saya. Sekedar untuk menciptakan suasana humor. Karena saya mereka tau orangnya humoris, suka bakusedu (bercanda-red),” ujar sang Camat.

Mereka pun kata Camat, bereaksi dengan tertawa bersama. Karena itu semua dilakukan untuk membangun suasana keakraban diantara staf dan keluarga besar kantor Camat.

” Bahkan dibeberapa kesempatan camat, saya kadang selalu mengatakan, jika ada perilaku atau perkataan saya yang kurang berkenan atau berlebihan, sampaikan. Dan permintaan maaf saya akan saya sampaikan segera.
Tapi ini kan tidak ada. Maka saya anggap itu hal biasa, lucu-lucuan. Bakusedu bercanda dll,” ucapnya.

Terkait tuduhan itu, dirinya sudah diperiksa oleh BKPSDM, bahkan Sekda langsung sudah mengundang dirinya. Semuanya sudah dijawab apa adanya. Selain itu dibantahnya, juga pemeriksaan meminta bukti bukti.

” Ya, kita sudah diundang. Semua pihak. Disitu bahkan beberapa dari mereka ditanyakan ada bukti bukti. Tapi itu tidak ada. Itu yang terjadi dipertemuan,” ujarnya.

Namun demikian, sang Camat menyampaikan minta maaf, jika candaan selama ini dianggap berlebihan. Kepada keluarga besar korban juga dirinya meminta maaf. Dan dirinya tidak akan dendam, meskipun sudah diperlakukan begitu.

” Saya ingin tetap menciptakan suasana kondusif. Itu juga sama dengan ditariknya saya sekarang dan jabatan disana di Pltkan. Itu untuk kondusifitasnya lingkungan disana, itu saya ikuti,” ucapnya.

” Karena jabatan saya masih melekat sebagai seorang eselon III. Perkara diganti saya siap menerima itu. Namun apa yang beredar selama ini dipemberitaan, sama sekali itu tidak benar. Keluarga saya juga terusik dengan itu semua. Yang dasarnya sekali lagi hanya canda untuk menciptakan suasana humoris,” ucap Camat lagi.

Intinya kata sang Camat, dirinya siap menghargai dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Sementara itu kuasa hukum Rio Potale singkat menyampaikan, agar Para pihak diminta berdiam dulu, menghormati dulu semua proses, baik BKD atw proses hukum. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *