HeadlinesHukrim

PGRI Kabgor Gelar Konferda Cabang Limboto, Tibawa dan Pulubala

400
×

PGRI Kabgor Gelar Konferda Cabang Limboto, Tibawa dan Pulubala

Sebarkan artikel ini
  • Editor : Sahril Rasid
  • Penulis : Moh Tuken Tuna

GORONTALO (RG.COM)—Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar konferensi kerja Cabang Limboto barat, Tibawa dan Pulubala.

 Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo Fory Nawai pada kesempatan itu mengatakan conference ini untuk penetapan pokok program dan peninjauan kembali AD/ART organisasi,

 Jelang menghadapi Kongres Maret 2024 di Jakarta dengan Agenda Utama Pemilihan kembali Pengurus masa bakti 2024 – 2029.

“ Konferensi Kerja PGRI Cabang, Konferensi Kerja tahun 2023 diawali dari PB – Provinsi – Kab/Kota dan Cabang merupakan Konferensi Kerja akhir masa bakti 2019 – 2024M” kata Forry.

Lebih lanjut fory Armin Naway mengatakan, Kongres ini ditindak lanjuti keseluruh Konprov – Konkab dan Koncab dengan agenda yang sama.

”Pada Konkercab 2023 perlu diperhatikan penetapan personal sebagai Panitia Pemilihan, Panitia Pemeriksa Mandat dan Hak Suara dan Panitia Pemeriksa Keuangan yang bertugas pada Konferensi Cabang tahun 2024,”tandasnya.

Sementara itu Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan Pemerintah Gorontalo terus mendorong peningkatan mutu Pendidikan di daerah ini.

Karena bicara Pendidikan adalah bicara harga diri dan martabat manusia. Pendidikan itu bukan kewajiban tetapi hak setiap orang,karenanya Dalam rangka mendorong Pendidikan guru yang jadi utama.

Terkait PGRI Kata Nelson, ini adalah organisasi profesi, bicara profesi berarti profesionalisme.

 “Indikator profesionalisme adalah mencintai tugasnya,mencintai profesinya,ini yang diharapkan kepada organisasi PGRI yang tak lain didalamnya adalah para guru-guru,”kata Nelson.

Nelson pun berharap, untuk meningkatkan profesionalisme, mohon kepada guru-guru jika ada kegiatan terkait seminar dan pelatihan peningkatan kualitas pengetahuan harus mengikutinya dengan baik.

“Apalagi guru-guru sudah diberikan serifikasi guru, karena indikator profesi itu adalah penghargaan maka lahirlah sertifikasi guru,”ungkap Nelson.

 “Semoga dapat melahirkan rumusan -rumasan kerja yang nanti dilaksanakan ditingkat cabang dalam rangka mendukung peningkatan mutu Pendidikan serta peningkatan kinerja PGRI tingkat Kabupaten Gorontalo untuk hari ini dan masa depan,”harap Nelson.****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *