Universitas Gorontalo

UG Tandatangani Kontrak Hibah Penelitian dan PKM Kemendikbudristek Tahun 2023

109
×

UG Tandatangani Kontrak Hibah Penelitian dan PKM Kemendikbudristek Tahun 2023

Sebarkan artikel ini

KAMPUS (RG.COM) – Universitas Gorontalo (UG) tandatangani kontrak Hibah Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2023.

Kontrak ditandatangi langsung Rektor UG, Dr. Sofyan Abdullah, SP, MP di Kantor L2Dikti Wilayah XVI dengan Kepala L2Dikti Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, S.Ip. M.A, Selasa (18/7).

Tanda tangan kontrak juga dilakukan L2Dikti dengan seluruh pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Provinsi Gorontalo.

“Jadi, penandatanganan kontrak itu antara rektor UG dengan Kepala L2Dikti Wilayah XVI. Kemudian ada juga beberapa pimpinan PTS se- Provinsi Gorontalo,” ungkap Kepala LP3M UG, Dr. Diskon Junus, M.PA usai hadir mendampingi Rektor UG, Dr. Sofyan Abdullah, SP, MP dalam acara penandatangan kontrak tersebut.

Penandatanganan kontrak tersebut nantinya dilanjutkan ditingkatan perguruan tinggi masing-masing.

“Akan ada penandatanganan kontrak Hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat antara LP3M UG dengan dosen-dosen penerima hibah. Ini untuk tahap pertama,” ujar Dr. Dikson.

Di tahap pertama ini, ada 6 dosen UG yang berhasil lolos menerima hibah tersebut. Terdiri atas 4 hibah penelitian dan 2 hibah PKM.

“Kemudian akan ada lagi yang tahap kedua, khusus untuk UG ada satu proposal pengabdian kepada masyarakat. Sehingga total untuk tahun ini, ada 7 proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang lolos memperoleh hibah,” imbuhnya.

Di samping penandatangan kontrak Hibah, L2Dikti juga melaksanakan rapat koordinasi berkaitan dengan pemenuhan dokumen-dokumen Perguruan Tinggi Swasta.

“Jadi, semua hal berkaitan dengan administrasi, mulai dari akta notaris sampai dengan statuta. Itu yang dikoordinasikan dalam rangka untuk dokumentasi profil perguruan tinggi swasta di L2Dikti,” terangnya.

Lebih lanjut kata Dr. Dikson, dokumen-dokumen perguruan tinggi swasta itu dibutuhkan L2Dikti wilayah XVI, karena sejak berpisah dari L2Dikti wilayah IX, itu hampir tidak sempat diambil dokumen-dokumen tersebut berkaitan dengan profil perguruan tinggi swasta di wilayah Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *