Headlines

Pemprov Gorontalo Awali Pasar Murah di Kelurahan Liluwo

125
×

Pemprov Gorontalo Awali Pasar Murah di Kelurahan Liluwo

Sebarkan artikel ini
Penjagub Hamka Hendra saat melihat langsung pelaksanaan Pasar Murah Pemprov Gorontalo di Kota Gorontalo (f.haris/kominfo)

GORONTALO(RG) – Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dinas Pangan, mulai menggelar pangan murah dengan harga dari distributor. Bersamaan Hari-hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Gelaran pangan murah ini dimulai dari Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Selasa (21/2) kemarin, yang dihadiri lansgung Penjabat Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Gorontalo Sutrisno selaku pelaksanaan kegiatan menyampaikan, gelaran pangan murah ini kurang lebih akan berlangsung selama 15 kali. Hal tersebut dikarenakan, jelang hari hari besar keagamaan permintaan bahan pangan pokok masyarakat cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan hari biasa.

“Ini akan kita laksanakan selama 15 kali hingga ramadhan dan idul fitri nanti. Untuk saat ini kita masih keliling di kelurahan-kelurahan, yang artinya masih di Kota Gorontalo,” ujar Sutrisno.

Sutrisno menambahkan, kegiatan pangan murah adalah hasil kolaborasi dinas pangan yang didukung penuh oleh Bank Indonesia Gorontalo dan PT Perum Bulog Gorontalo serta gabungan kelompok tani yang turut menyediakan bahan pangan seperti rica/cabe, tomat, bawang merah dan putih serta beras.

Di tempat yang sama Penjabat Gubernur Hamka Hendra Noer menyampaikan, kegiatan ini juga adalah sebuah upaya pemerintah untuk mengendalikan inflasi di daerah melalui operasi pangan murah/operasi pasar murah. Di mana harga bahan pokok yang dijual di gelaran pangan murah adalah harga di bawah pasar pada umumnya.

“Jadi kami pemerintah ini betul – betul ingin membantu masyarakat, sehingga dalam menghadapi bulan ramadhan nanti tidak kesulitan. Berkonsentrasi untuk ibadah, kemudian kebutuhan pangannya bisa terpenuhi dengan baik,” ungkapnya.

Sejumlah warga mengatakan sangat bersyukur bisa membeli komoditi pangan dengan harga yang lebih murah. “Alhamdulillah, kegiatan ini sangat membantu. Saya bisa membeli tomat, bawang merah, bawang putih, telur, dan minyak goreng dengan harga yang lebih murah.

Di gelar pangan murah ini minyak goreng saya beli Rp14 ribu/liter, kalau di pasar Rp17 ribu/liter,” ungkap Lina, seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di gelar pangan murah Pemprov Gorontalo.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ahmad yang pada kegiatan itu membeli beras, cabai, minyak goreng, dan telur. Ia membandingkan beras yang dibelinya pada gelar pangan murah dengan harga Rp42.500,00 untuk kemasan lima kilogram, yang jauh lebih murah dibanding harga di pasaran yang mencapai Rp12 ribu/kilogram atau Rp60 ribu untuk lima kilogram. Keduanya pun berharap kegiatan gelar pangan murah lebih sering lagi dilaksanakan Pemprov Gorontalo. (RG-25/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *