PEMKOT (RAGORO) – Selain penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) pada pelaksanaan pasar senggol, shalat Taraweh dan shalat Idul Fitri 1443 Hijriah, pemerintah juga akan memberikan perhatian terhadap pelaksanaan mudik atau pulang kampung. Hal itu bisa dilihat dari Rakor lintas sektoral dalam rangka kesiapan menghadapi Idul Fitri, yang dipimpin Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie serta unsur Forkopimda Provinsi Gorontalo, Senin (18/4/2022). Dimana, rapat yang dilangsungkan secara virtual itu memutuskan sejumlah syarat untuk mudik, diantaranya pemudik wajib vaksin booster. Keputusan ini didukung sepenuhnya oleh Wakil Walikota Gorontalo, Ryan F. Kono yang juga mengikuti rapat tersebut dari Mapolres Gorontalo. “Tentunya kami sangat mendukung keputusan rapat lintas sektoral ini. Keputusan ini sangat bermanfaat untuk mencegah penyebaran Covid-19, “ujar Ryan.
Sementara dalam arahan Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengungkapkan, pengamanan dan pengawalan mudik 2022, diharapkan dapat dilakukan secara maksimal sehingga masyarakat bisa mudik tetapi juga harus bisa menekan laju kasus Covid-19. Hal ini berkaca pada pengalaman dua tahun lalu, padahal saat itu mudik dibatasi tapi angka kasus Covid-19 meningkat untuk gelombang varian Delta dan Omicron. “Sudah diperbolehkan untuk mudik tapi tentu saja kita harus bisa menekan angka penyebaran covid-19 dan tetap memaksimalkan vaksinasi. Terkait dengan ketersediaan sembako tadi sudah disampaikan pak kadis Komperindag pak Risjon bahwa ketersediaan bahan pokok kita mencukupi bahkan sampai lebaran ketupat nanti, “singkat Rusli. Diketahui pula, Rakor tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus. Dihadiri Gubernur Gorontalo Rusli Habibie, Danrem 133 NWB Brigjen TNI Amrin Ibrahim, perwakilan forkopimda lainnya, Pimpinan OPD terkait, BUMN, serta para pejabat utama Polda Gorontalo. Rakor juga diikuti para Kapolres bersama jajaran forkopimda setempat secara virtual melalui zoom meeting.(lev).
Wawali : Syarat Mudik Vaksin Booster Demi Kesehatan
10











