Universitas Muhammadiyah Gorontalo

KKD UMGO Angkatan XIX Fokus Penanganan Stunting, Resmikan RDS di Hunsel

163
×

KKD UMGO Angkatan XIX Fokus Penanganan Stunting, Resmikan RDS di Hunsel

Sebarkan artikel ini
RANGKAIAN kegiatan penarikan mahasiswa Kuliah Kerja Dakwah (KKD) XIX dan peresmian bangunan Rumah Desa Sehat (RDS) di Desa Huntu Selatan (Hunsel), Kabupaten Bone Bolango.

KAMPUS (RAGORO) – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) melalui mahasiswa peserta Kuliah Kerja Dakwah (KKD) angkatan XIX bekerjasama dengan Pemerintah Desa turut berkontribusi langsung dalam penanganan stunting. Hal ini ditandai dengan adanya bangunan Rumah Desa Sehat (RDS) di Desa Huntu Selatan (Hunsel) yang diresmikan oleh Wakil Bupati Bone Bolango, Dr. Merlan Uloli, SE, MM, Jum’at kemarin (15/4).

Dalam sambutannya, Merlan berharap kerjasama antara UMGO dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bone Bolango dapat terus berlanjut. “Terima kasih kepada pimpinan UMGO karena memilih Bone Bolango menjadi lokasi KKD. Saya harap kerjasama ini dapat terus berlanjut, karena kehadiran mahasiswa sangat dibutuhkan masyarakat dalam menciptakan ide-ide kreatif dalam pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Namun oleh karena waktu KKD yang tidak cukup, maka dibutuhkan kerjasama lebih lanjut dan pendampingan dari UMGO. “Terima kasih juga kepada UMGO yang telah mengajak BKKBN Provinsi dalam menangani stunting, karena di desa Huntu Selatan ada 14 kasus stunting. Mari bekerjasama melakukan intervensi berkelanjutan dalam menurunkan stunting, semoga bisa diturunkan dan tidak ada kasus baru lagi,” harapnya.

Usai memberikan sambutan, Merlan kemudian melantik pengurus RSD di Desa Hunsel. “Semoga bisa bekerja maksimal dan berharap kepala desa untuk bisa mengawal, mulai dari kerja bakti untuk menjaga kebersihan termasuk dalam mendampingi kasus stunting di Huntu Selatan,” tutupnya.

Sementara itu, Rektor UMGO, Prof. Abd. Kadim Masaong M.Pd pada kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas program mahasiswa KKD yang fokus pada peningkatan kualitas hidup sumber daya manusia (SDM) terutama penanganan stunting. “Ini adalah Program Nasional dari Presiden Jokowi, Pemerintah Provinsi, hingga Pemerintah Bone Bolango. Sebagai kampus unggul dan berkemajuan kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda dan BKKBN yang selalu bermitra dengan kami dalam rangka mengembang misi dakwah,” jelas rektor.

“Tentunya karena kami punya Fakultas Kesehatan, maka program ini sangat urgen dan kita ingin melanjutkan program ini kedepan agar lebih maksimal untuk membuahkan hasil sesuai harapan bersama,” tambahnya.

Dengan adanya peresmian Rumah Desa Sehat dan pelantikan pengurusnya, kata rektor, diharapkan RDS akan menjadi pusat pengembangan kegiatan berkelanjutan dalam penanganan stunting dari mahasiswa KKD. “Semoga ini dapat menjadi pilot project baik bagi pemerintah maupun instansi terkait, sehingga hal ini dapat kita lanjutkan dan menghasilkan program yang lebih baik lagi,” paparnya.

Terakhir, mewakili BKKBN Provinsi Gorontalo selaku mitra kerja, Joko Wiyanto SE, MM mengatakan, kerjasama antar UMGO dan pihak BKKBN sendiri sudah berlangsung cukup lama. Khusus untuk pencegahan dan penanganan stunting sendiri, sudah dimulai pada tahun 2021. “Di Gorontalo kerjasama dilakukan dengan enam Universitas yang dipilih sebagai pendamping di tingkat Kabupaten dan Kota. Mari bekerjasama dalam penanganan stunting, berharap tidak ada penambahan angkanya dengan upaya pencegahan mulai dari pendampingan ibu yang mau menikah, ibu hamil, dan ibu yang memiliki balita. Ini butuh pendampingan dari kita semua khususnya pengurus Rumah Desa Sehat yang baru dilantik,” jelas Joko.

Di BKKBN, lanjutnya, ada program Dapur Sehat atasi stunting dengan menyajikan makanan jadi, dimana akan berkelanjutan setiap Sabtu dan Ahad. “Tidak cuman sebulan sekali, ini butuh kerjasama kita semua,” tutupnya.

Kegiatan Peresmian yang dirangkaikan dengan penarikan mahasiswa KKD XIX serta buka puasa bersama itu turut dihadiri oleh seluruh jajaran Wakil Rektor UMGO, Ketua LPPM, unsur Pemerintah Bone Bolango, Camat Bulango Selatan, Kepala Desa Huntu Selatan, pengurus Rumah Desa Sehat, dan Mahasiswa KKD. (rg-63/HMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *