KotagorPemkot

Rekontruksi Jalan Ario Katili (X Andalas) Bakal Jadi Jalan Satu Arah, Walikota : Tujuannya Perlancar Lalu Lintas, dan Penopang Infrastrukur Ekonomi Masyarakat

308
×

Rekontruksi Jalan Ario Katili (X Andalas) Bakal Jadi Jalan Satu Arah, Walikota : Tujuannya Perlancar Lalu Lintas, dan Penopang Infrastrukur Ekonomi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Walikota Marten A. Taha dalam sambutan pencanaganan dimulainya pembangunan Jln Prof. Dr. Jhon Ario Katili bersumber dana PEN tahun 2021, Sabtu (16/4, Foto PKP).

PEMKOT (RAGORO) – Rekontruksi pembangunan Jalan Prof. Dr. Jhon Ario Katili (X Andalas), menurut penjelasan Walikota Gorontalo Marten A. Taha, akan dijadikan sebagai jalan satu arah. Dikarenakan, median dan pepohonan ditempat tersebut akan di keluarkan.
“Tujuannya bagaimana memperlancar arus lalu lintas, dan menjadi infrastruktur penopang pertumbuhan ekonomi di Kota Gorontalo. Nah, penataan dan rekayasa lalu lintas tersebut pada saat situasi dan kondisi jika dilihat dari posisi jalan sebagai poros utama masuk Kota Gorontalo, masuk dari arah barat kemudian masuk ke kota. Dan ini nantinya menjadi wilayah area masuk aktifitas di Kota Gorontalo dan keluarnya nanti dari arah agusalim atau HB Jassin. Jika di lihat dari kontruksi pembangunan jalan tersebut akan dijadikan satu arah, “ujar Marten kepada awak media, usai pencanangan dimulainya Pekerjaan Rekonstruksi Jln Prof. Dr. Jhon Ario Katili bersumber dana PEN tahun 2021 bertempat di Simpang 5 Telaga, Sabtu (16/4/22). Lanjut, Kota Gorontalo kata Marten, sebagai kota perdagangan dan jasa yang menjadi penyumbang terbesar untuk peningkatan PDRB Kota Gorontalo. Olehnya, salah satu ruang utama untuk perubahan wajah Kota Gorontalo yang telah diberikan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Dana Pinjaman Daerah untuk Pemulihan Ekononi Nasional (PEN) daerah Provinsi Gorontalo adalah kontruksi jalan Profesor Doktor John Ario Katili sepanjang kurang lebih 2,8 kilo meter. “Pekerjaan kontruksi jalan ini meliputi perbaikan seluruh struktur perkerasan, drainase, bahu jalan yang dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Terpantau sudah puluhan lubang diruas jalan tersebut serta beberapa genangan air jika turun hujan dengan intensitas ringan sampai dengan sedang, “ucapnya. Marten pun memberikan saran bagi kepada kontraktor, agar selalu senantiasa memperhatikan kemajuan pekerjaan karena. Dikarenakan, pelaksanaan kegiatan tersebut kata Marten, akan memakan waktu yang panjang. Sehingga, perlu dilakukan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang akan menghambat kegiatan ekonomi masyarakat. “Nilai investasi untuk jalan ini sebesar Rp.40 miliar, dengan pemenang merupakan kontraktor di Jalan Sultan Hasanudin. Olehnya, saya berharap agar dapat memperhatiakan kemajuan pekerjaan. Kami juga mengharapkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo juga dapat memperhatikan gerbang pintu masuk Kota Gorontalo yang merupakan kawasan strategis provinsi dimana, ditahun 2015 telah memiliki DED yang disusun oleh satuan kerja penataan bangunan dan lingkungan Provinsi Gorontalo, “harap Marten.(lev).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *