KotagorPemkot

Kecamatan Kota Timur Juara Umum MTQ Tingkat Kota Gorontalo, Wawali : Bukan Sekedar Ajang Prestasi, Tetapi Nilai Islami Ditanamkan Dalam Diri Kita

152
×

Kecamatan Kota Timur Juara Umum MTQ Tingkat Kota Gorontalo, Wawali : Bukan Sekedar Ajang Prestasi, Tetapi Nilai Islami Ditanamkan Dalam Diri Kita

Sebarkan artikel ini
Suasana penutupan MTQ tingkat Kota Gorontalo, Senin (28/3, Foto PKP) malam.

PEMKOT (RAGORO)– Kecamatan Kota Timur masih dalam posisi bertahan pada Juara umum MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) tingkat Kota Gorontalo. Kegiatan yang ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Gorontalo Ryan F. Kono tersebut, tetap dengan mengedepankan penerapan protokol kesehatan yang diperketat. Ryan dalam sambutannya berharap, pelaksanaan MTQ kali ini tidak hanya sekedar ajang untuk mengukir prestasi semata, tetapi melainkan lebih dari pada itu sebagai sarana rasa kebersamaan serta membangun kekuatan yang di dasarkan pada nilai-nilai islami. “Pepelaksanaan MTQ kali ini tidak hanya sekedar ajang untuk mengukir prestasi semata tetapi melainkan lebih dari pada itu sebagai sarana rasa kebersamaan serta membangun kekuatan yang di dasarkan pada nilai-nilai islami yang tertuang dalam kitab suci al-qur’an sebagai modal kita dalam menyongsong pembangunan untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang aman dan tentram di lingkungan masyarakat Kota Gorontalo, “ujar Ryan dalam sambutan, Senin (28/3/22) malam secara virtual. Lanjut, bagi mereka yang belum berhasil meraih prestasi pada kegiatan tersebut, Ryan mengingatkan agar terus mengasah kemampuan dengan berlatih yang lebih mantap lagi. Sedangkan bagi peserta yang sudah di nyatakan sebagai pemenang diharapkan jangan berpuas diri, tetapi lakukan langkah-langkah peningkatan kemampuan dan terus berlatih mempersiapkan diri untuk event MTQ tingkat Provinsi Gorontalo nanti.

Dengan harapan, dapat membawa hasil terbaik untuk dan atas nama Kota Gorontalo. “Kita harus meyakini bahwa pelaksanaan musabaqah tilawtil qur’an memiliki makna yang sangat penting dan sarat dengan nilai-nilai sakral yang perlu kita ambil dan di renungi bersama dalam kehidupan kita sehari-hari. Sebab, dengan kegiatan MTQ ini setidaknya dapat menumbuhkan kesadaran spiritual tentang arti pentingnya ajaran alqur’an yang harus kita jadikan motivasi dasar dalam membangun keperibadian umat islam di era digital sekarang ini, “ucapnya. Dimomentum kegiatan MTQ ini juga kata Ryan, kita jadikan salah satu kesempatan dan peluang memperkuat dalam menanamkan benih-benih nilai Al-qur’an. Dirinya sangat yakin dan percaya akan menuai hasil dalam mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak mulia dan jauh dari kehancuran moral.

Olehnya, Ryan berpesan, agar kegiatan MTQ ini tidak hanya di ukur dari suksesnya penyelenggaraan dan tidak sekedar melahirkan bibit qori-qori’ah dan hafidz hafidzah terbaik, tetapi lebih dari itu kita ambil hikmah dan nilai tambah dari kegiatan MTQ. Dengan harapan, untuk dapat meningkatkan pemahaman penghayatan dan pengamalan nilai-nilai al-qur’an sebagai landasan kehidupan dalam membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. “Musabaqah tilawatil qur’an adalah event dua tahunan, oleh sebab itu mari kita jadikan kegiatan ini menjadi sebuah wadah syi’ar islam untuk lebih memasyarakatkan budaya membaca, menulis dan menghafal Al-qur’an kepada masyarakay luas agar kandungan nilai-nilai al-qur’an dapat teraktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, saya yakin dan percaya, kalau hal di maksud dengan sungguh-sungguh kita upayakan, maka insya allah suasana religius yang sangat terasa pada saat penyelenggaraan mtq ini, tidak berlalu begitu saja seiring kegiatan ini selesai, namun di harapkan suasana religius ini tetap selalu menjiwai seluruh dinamika kehidupan masyarakat yang ada di Kota Gorontalo, “tutup Ryan.(lev).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *