Giliran KUR Petani Tebu Diperjuangkan

MOOTILANGO (RG) – Penguatan ekonomi kepada para petani, seperti dalam mendapatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari perbankan, untuk mengembangkan produktivitas usaha, terus dilakukan jajaran Komisi II Deprov. Dimana, jika kemarin, upaya itu pada petani sawah, maka kemarin, Komisi II melakukan monitoring kebutuhan KUR kepada para petani tebu, di desa Sidomukti kecamatan Mootilango, kabupaten Gorontalo. Yang turut didampingi pihak dari pabrik gula setempat.
Dimana, seperti yang didapatkan jajaran komisi II di Bank BRI unit Wonosari kabupaten Boalemo, persoalan dalam mendapatkan KUR bagi para petani tebu, masih mengakomodir kendala, adanya petani tebu yang tersandung B1 Checking, atau terdeteksi masih sementara dalam proses transaksi keuangan atau jasa keuangan lainnya. “Sehingga, ketika para petani tebu ini mengajukan peminjaman KUR, mereka belum bisa mendapatkannya. Karena data-data mereka, masih terekam di B1 Checking tersebut. Walaupun sebenarnya, pabrik gula meyakinkan kepada pihak bank, bahwa KUR petani tebu, sangat aman. Karena terbukti, dari fasilitas seperti di koperasi petani tebu rakyat, 100 persen mereka (petani tebu) bisa mengembalikan pinjamannya,” jelas anggota Komisi II Deprov, Wasito Somawiyono.

KOORDINASI OJK
Olehnya, terkait tindaklanjutnya jajaran Komisi II akan mengupayakan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Agar bagaimana caranya, untuk mensiasati KUR pada petani tebu. Yang akan mereka gunakan untuk pembiayaan budidaya petani tebu. Yang disisi lain, kita (Komisi II) juga mengharapkan ada dukungan dari pihak bank sendiri, dalam upaya mencapai target serapan peminjaman KUR itu sendiri,” terang Wasito. (ayi)

Don't Miss

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *