KotagorPemkot

Tutup Raker Eksekutif-Legislatif, Walikota : Nyamakan Pemikiran, Satu Tujuan Jalankan Roda Pemerintahan

236
×

Tutup Raker Eksekutif-Legislatif, Walikota : Nyamakan Pemikiran, Satu Tujuan Jalankan Roda Pemerintahan

Sebarkan artikel ini
Walikota Gorontalo, Marten A. Taha, ketika memberikan sambutan sekaligus menutup kegiatan Raker awaltahun antara pemerintah legislatif dengan eksekutif Kota Gorontalo, Sabtu (12/2, Foto PKP).

MANADO (RAGORO)- Rapat Kerja (Raker) awal tahun yang diikuti eksekutif dan legislatif Kota Gorontalo dan dirangkaikan dengan diseminasi e-pokir dalam SIPD, penguatan SAKIP dan penandatanganan perjanjian kinerja tahun 2022 resmi ditutup oleh Walikota Gorontalo, Marten A. Taha, pada Sabtu (12/2/22) pekan kemarin. Dalam sambutannya, Marten berharap bagi penyelenggara pemerintahan dapat menyamakan pemikiran dengan satu tujuan dalam menjalankan roda pemerintahan yang lebih baik lagi kedepan. “Setelah tiga hari mengikuti kegiatan, peserta yang merupakan penyelenggara pemerintahan diharapkan dapat menyamakan pemikiran dengan satu tujuan dalam menjalankan roda pemerintahan yang lebih baik lagi kedepan. Khususunya, terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah, “ujar Marten dalam sambutannya.

Sementara terkait dengan materi diseminasi pokok-pokok pikiran DPRD dalam SIPD dan penjelasan hasil dari pendampingan penilaian efektivitas dan efisiensi dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), diharapkan Marten, agar dapat berdampak pada proses perencanaan pembangunan dengan mengakomodir berbagai masukan. “Baik itu masukan level Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) maupun usulan pokok-pokok pikiran DPRD yang kemudian pada tahapan perencanaan ditingkat OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dapat merujuk pada hal yang memiliki nilai efektivitas sesuai dengan yang direncanakan dan efisien untuk mencapai target yang diharapkan, “ucapnya.

Pada pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) lanjut Marten, tidak mengalami perubahan-perubahan yang timpang dari yang sudah direncanakan. Menurutnya, kecuali ada kondisi atau keadaan darurat atau keperluan mendesak, sehingga ada penambahan atau perubahan yang tidak sesuai dengan RKPD maupun KUA PPAS sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 94 Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah. Diakhir sambutannya, Marten menyampaikan ucapan terima kasih kepada narasumber dari Direktorat Jenderal (Dirjen) bina keuangan daerah dan Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Gorontalo.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu narasumber yang telah bersedia meluangkan waktu dan kesempatan untuk hadir dan menyampaikan materi yang kiranya dapat menjadi masukan dan pedoman dalam pembangunan daerah Kota Gorontalo yang lebih baik lagi, “tutup Walikota dua periode tersebut.(lev).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *