KotagorPemkot

Pemkot Gorontalo Nambah Saham 5 Miliar di BSG

146
×

Pemkot Gorontalo Nambah Saham 5 Miliar di BSG

Sebarkan artikel ini
Suasana penandatanganan berita acara penyertaan modal antara Pemerintah Kota Gorontalo dengan BSG, Jumat (11/2, Foto PKP) pekan kemarin.

MANADO (RAGORO)– Pemerintah Kota Gorontalo kembali akan menambah saham ke Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG). Tahun ini, totalnya mencapai Rp.5 Miliar. Hal ini terkuak pada acara penandatanganan berita acara penyertaan modal antara Pemerintah Kota Gorontalo dengan BSG, yang dirangkaikan dengan rapat awal tahun di Kota Manado, Jumat (11/2/22) pekan kemarin. “Tahun 2022 ini, Pemerintah Kota Gorontalo akan menambahkan setoran modal saham senilai Rp.5 Miliar, “ujat Walikota Gorontalo, Marten A. Taha, ketika memberikan sambutan pada kegiatan tersebut. Menurut Marten, dalam menambah jumlah saham di BSG, Pemerintah Kota Gorontalo bukan tanpa alasan.

Menurutnya, banyak keuntungan yang didapatkan pihaknya dengan menanamkan saham di BSG. Keuntungan itu, kata Marten, diantaranya adalah penerimaan dana Tanggung Jawab Sosial (TJS). “Baru-baru kami menerima dana TJS tahun 2021 atau yang lebih dikenal dengan dana CSR, Corporate Social Responsibility dari BSG. Jumlahnya mencapai Rp.667.191.000. Dana ini yang kami terima tak lepas dari saham yang kami tanamkan di BSG. Maka untuk itu, tahun ini kami kembali akan menambah jumlah saham di BSG, “ucapnya. Lanjut, dana TJS sendiri akan digunakan pihaknya untuk kepentingan masyarakat banyak. Pada dasarnya, ini kata Marten, akan digunakan untuk kebutuhan dan kepentingan masyarakat dalam bentuk program. Dalam artian, penyalurannya melalui kelompok masyarakat atau organisasi masyarakat yang telah terbentuk sebelumnya.

Kembali ke penambahan jumlah saham. Marten mengungkapkan, penanaman saham ke BSG didasari oleh Peraturan Pemerintah (PP) nomor 1 tahun 2008 tentang investasi daerah. “Pada PP tersebut, dijelaskan penyertaan modal adalah bentuk investasi pemerintah pada badan usaha dengan mendapat hak kepemilikan, termasuk pendirian perseroan terbatas atau pengambil alihan perseroan terbatas, “jelas Marten. Marten juga menambahkan, BSG merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik berbagai pemerintah yang berada dikawasan Sulawesi Utara dan Gorontalo. Modal dasar yang telah ditetapkan dengan kepemilikan daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota pemegang saham seri A maksimum sebesar 55 persen. Sedangkan pemegang saham Seri B bersama-sama dengan pihak ketiga termasuk koperasi maksimum 45 persen.(lev).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *