GorutPemkab Gorut

Penanganan Covid-19, Wabup : Pak Presiden Tekankan Dua Poin Penting

149
×

Penanganan Covid-19, Wabup : Pak Presiden Tekankan Dua Poin Penting

Sebarkan artikel ini
Wabup Gorut, Thariq Modanggu bersama, Komandan Kodim 1314/Gorut, Letkol Kav Embi Triono dan Kapolres Gorut, AKBP Dicky Irawan Kesuma serta Sekretaris Daerah, Suleman Lakoro dan pimpinan OPD terkait saat mengikuti arahan Presiden Jokowi terkakt pembahasan penanganan Covid-19. (Foto : hmskominfo_gorut)
GORUT (RAGORO) – Wakil Bupati Gorontalo Utara (Wabup Gorut), Thariq Modanggu mengungkapkan, menghadapi gelombang Omicron, ada dua poin penting yang kemudian menjadi arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pembahasan penanganan pandemi Covid-19 yang diikuti para menteri terkait serta para kepala daerah hingga tingkat kabupaten/kota yang dilaksanakan secara virtual, Senin (7/2) kemarin.
“Yang pertama, adalah soal memaksimalkan vaksinasi. Ya, vaksinasi harus dimaksimalkan untuk dosis 2  dan dosis 3 atau boosternya, itu harus didorong terus,” ungkap Thariq Modanggu.
Tentu untuk dosis 2 dan 3, lanjut kata Thariq, perlu dimaksimalkan juga vaksinasi bagi kaum lanjut usia (lansia), dengan presentase minimal mencapai 70 persen hingga 31 Maret 2022 mendatang, sebagaimana target Presiden Jokowi. Termasuk, untuk anak usia 6-11 tahun. “Kemudian yang kedua, protokol kesehatan, terutama masker. Jadi, dua poin itu yang menjadi penegasan Pak Presiden,” ujarnya.
Pembahasan penanganan Covid-19 itu dilanjutkan dengan arahan secara khusus dari Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie kepada pemerintah kabupaten/kota di Gorontalo. “Intinya, Pak Gubernur memberikan penegasan mengenai poin-poin yang menjadi arahan Pak Presiden.
Termasuk juga membahas mengenai realisasi bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat,” imbuhnya. Pada dasarnya, soal target yang diberikan hingga akhir Maret 2022 nanti, vaksinasi untuk dosis 2 minimal sudah harus mencapai 70 persen, Thariq yakin pihaknya mampu merealisasikan. “Kita kan, khusus lansia sekarang sudah berada di angka 64 persen, sehingga tinggal beberapa persen lagi mencapai 70 persen.
Bahkan, untuk dosis 2 kita sudah 84 persen, itu sudah lebih dari cukup, tapi tetap harus kita dorong terus hingga 100 persen sesuai jumlah sasaran yang menjadi target,” tandasnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *