Headlines

268 Personil Polda Gorontalo Dimutasi

184
×

268 Personil Polda Gorontalo Dimutasi

Sebarkan artikel ini
Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono

GORONTALO (RAGORO) – Sebanyak 268 personil Polda Gorontalo tiba-tiba dimutasi. Hal ini tertuang dalam dua surat telegram yakni ST/22/I/OTL.2.1/2022  dan ST/23/I/OTL.2.1/2022 yang diterbitkan Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus tertanggal 28 Januari 2022 yang ditandatangani Karo SDM Polda Gorontalo Kombes Pol. Agus Nugroho.

“untuk ST 22 itu mutasi perwira sejumlah 13 orang terdiri dari 11 personil lulusan Pendidikan Alih Golongan (PAG) dan 2 personil pindahan dari luar Gorontalo, sedangkan untuk ST 23 itu mutasi untuk bintara sebanyak 255 orang,” ujar Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono.

Apakah gerbong mutasi ini berkaitan dengan dugaan keterlibatan anggota Polri dalam investasi bodong FX Family yang saat ini sedang dalam penyidikan Ditreskrimsus Polda Gorontalo?

Wahyu mengaku mutasi adalah hal yang wajar terjadi dalam suatu organisasi. “mutasi itu hal yang lumrah dalam organisasi, baik instansi pemerintahan maupun Polri sebagai bagian dari kebutuhan organisasi maupun penyegaran atau pembinaan karier,” tambahnya.

Bagaimana dengan beberapa personel Polres Pohuwato yang dipindahtugaskan ke Polda? Wahyu mengatakan hal itu wajar saja, karena para personil yang dipindahkan rata-rata sudah berdinas di Pohuwato lebih dari delapan tahun.

“yang dimutasi itu bukan hanya personel Polres Pohuwato tapi juga dari Polres yang lain, dan rolling personil itu hal yang wajar, apalagi akhir bulan Desember 2021 lalu, Polda Gorontalo ketambahan personel bintara baru lulusan SPN sebanyak 245 orang dan lulusan Tamtama Brimob – Polair sebanyak 12 orang, sehingga untuk mengantisipasi terjadi penumpukan di Polda serta lebih mengoptimalkan pelayanan masyarakat, maka dilakukan penyebaran personel,” tutur mantan Kapolres Bone Bolango yang juga alumnus Akpol 98 itu. (awal-46)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *