KotagorPemkot

Pemkot Awasi Pekerjaan Proyek PEN

133
×

Pemkot Awasi Pekerjaan Proyek PEN

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, ketika meninjau proses pekerjaan revitalisasi kawasan pusat perdagangan, Senin (31/1, Foto PKP).

PEMKOT (RAGORO)- Seluruh proyek yang didanai pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) terus diawasi Pemerintah Kota Gorontalo. Pengawasan sendiri dilakukan dengan peninjauan langsung dilapangan oleh Walikota Gorontalo, Marten A. Taha dan dilanjutkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Gorontalo, Ismail Madjid, Senin (31/1/22). Dalam dua pekan terakhir, peninjauan yang dilakukan oleh Marten dan Ismail sudah dilakukan sebanyak empat kali. Pertama, peninjauan dilakukan Sekda Ismail Madjid. Proyek yang ditinjau adalah revitalisasi kawasan pusat perdagangan. Yang kedua dilakukan Marten. Peninjauan dilakukan pada Jumat pekan kemarin, usai dirinya menjalankan ibadah salat Jumat di Masjid An Nur, Kelurahan Biawao, Kecamatan Kota Selatan. Ada dua proyek yang ditinjau yaitu, pembangunan pusat kuliner Kalimadu dan revitalisasi kawasan pusat perdagangan. Penijauan yang ketiga masih dilakukan Marten.

Proyek yang ditinjau masih sama yakni revitalisasi kawasan pusat perdagangan. Saat itu, Marten tak sendirian. Ia ditemani oleh pejabat Forkopimda Provinsi dan Kota Gorontalo yang pada saat yang sama menghadiri kegiatan groundbreaking proyek tersebut. Sedangkan yang keempat dilakukan oleh Sekda Ismail. Pada peninjauan itu, Sekda mendatangi kantor pelaksana proyek. Di situ ia melihat direksi ket proyek yang terpampang dipapan informasi.Tidak hanya revitalisasi kawasan pusat perdagangan dan pembangunan pusat kuliner Kalimadu, sejumlah proyek yang didanai PEN juga tak lepas dari pengawasan Pemerintah Kota Gorontalo. Seperti halnya penataan jalan Nani Wartabone, dan proyek-proyek yang dibiayai PEN lainnya.Menurut Sekda Ismail, pengawasan yang dilakukan dirinya bersama Marten bukan tanpa alasan.

Kata Sekda Ismail, hal itu dilakukan karena pihaknya menginginkan proyek-proyek tersebut tuntas tepat waktu dengan hasil yang berkualitas.”Sesuai kesepakatan kontrak, proyek PEN harus selesai sebelum akhir September. Oleh karena itu, pengawasan ini kami akan melakukan secara terus menerus,” kata mantan Kepala Bapppeda Kota Gorontalo itu.Ia berharap, pengawasan tidak hanya dilakukan pihaknya saja. Namun, lanjut Sekda Ismail,
seluruh pihak terkait yang mempunyai fungsi pengawasan dapat melakukan hal yang sama. Agar, kata Sekda Ismail, pekerjaan bisa tuntas sebelum batas waktu yang ditentukan dan hasil pekerjannya berkualitas.(lev).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *