Gorontalo UtaraPemkab Gorut

‘Wajah’ Ibu Kota Gorut akan Diperindah dengan Penerangan Jalan

481
×

‘Wajah’ Ibu Kota Gorut akan Diperindah dengan Penerangan Jalan

Sebarkan artikel ini
Bupati Gorut, Indra Yasin saat memimpin rapat persiapan pembangunan proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah Kwandang sebagai Ibu Kota Gorut. (Foto : hmskominfo_gorut)
GORUT (RAGORO) – Secara bertahap Kecamatan Kwandang sebagai ‘wajah’ ibu kota Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) ditata agar lebih menawan.
Di tahun anggaran 2022 ini, ada beberapa titik jalan di Kecamatan Kwandang, yang nantinya akan dilakukan penerangan.
Sebagaimana diungkapkan Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin usai membahas persiapan pembagunan Penerangan Jalan Umum (PJU), yang nanti akan dipasang di sepanjang jalan bypass, Rabu (19/1) kemarin.
“Memang, untuk sekarang ini, pembangunan jalannya belum selesai. Semoga tahun ini bisa selesai pembagunan jalan.
Jaringan penerangannya itu kurang lebih 12 kilometer  dan saya berharap tahun ini sebagian telah terpasang,” ungkap Indra Yasin, saat diwawancarai awak media.
Selain jalan bypass, pembangunan PJU itu juga akan dilaksanakan di jalan nasional atau trans Sulawesi depan Kantor Bupati Gorut, yang dimulai dari Bank SulutGo sampai di Desa Mootinelo yang sekarang sudah ada mediannya.
“Untuk jalan bypass itu, akan dimulai dari Desa Pontolo sampai dengan kompleks Makodim 1314/Gorut di Desa Botungobungo.
Dan dari jalan Polres Gorut sampai dengan Rumah Sakit ZUS, itu kurang lebih itu 15 kilometer,” imbuhnya. Ia berharap, mudah-mudahan tahun ini, PJU tersebut sudah bisa terpasang.
“Karena sudah teranggarkan, nah saya berharap lebih awal pembagunannya,” tutur Indra. Ia menargetkan pembangunan PJU itu sudah bisa dimanfaatkan pada bulan April mendatang, saat HUT Gorut atau nanti pada saat malam pasang lampu (tumbilotohe) di bulan ramadhan.
“Tentu ini target kita di tahun 2022, sehingga nantinya, Gorontalo Utara, khususnya di Kecamatan Kwandang sebagai ibu kota kabupaten sudah ada penerangan jalan,” ujarnya.
“Untuk anggarannya kalau kita hitung, prediksi itu kurang lebih Rp 5 miliar, tapi yang kita sanggupi baru Rp 3 miliar, sehingga nantinya jika dipergeseran bisa ada dananya, akan ditambah.
Tapi, yang pasti anggaran pembangunannya bersumber dari APBD Gorut tahun anggaran 2022,” tutupnya. (RG-56)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *