Kabgor PemkabKabupaten Gorontalo

Inspektorat Gelar Rapat PEN, Mereview Soal Pemberian Kesempatan

356
×

Inspektorat Gelar Rapat PEN, Mereview Soal Pemberian Kesempatan

Sebarkan artikel ini
Kepala Inspektorat Hendrestu dan Sekertaris Dinas saat diwawancarai soal bahasa pemberian kesempatan bagi penyedia. (Foto:dok)

KABGOR – Inspektorat Kabupaten Gorontalo menggelar rapat bersama instansi terkait soal semua proses pembangunan di Kabupaten Gorontalo.

Rapat itu guna membahas pekerjaan pekerjaan yang tak mampu diselesaikan ditahun kemarin, namun bisa diberikan kesempatan bagi penyedia.

Pekerjaan pekerjaan ity baik yang bersumber dari DAU DAK dan PEN.

Usai pertemuan kepala inspektorat Henrestu mengatakan, rapat ini didasarkan pada amanah Perbup 46 tahun 2021, tentang pedoman pelaksanaan program yang melampaui batas waktu kerja.

“Tugas kita bagaiamana mereview pekerjaan mana yang layak, diidentifikasi proyek yang mendekati iya untuk diperpanjang,” ujarnya.

Dari Kita cuma mereview saja maka jenis pelaporannya itu berdasarkan pengamatan penilaian OPD itu sendiri, diberikan kesempatan diperpanjang waktu atau tidak

“Makanya tadi itu juga kita mengundang semua pihak terkait untuk membahas hal ini, allhamdulillah tadi format sudah disesuaikan,” pungkasnya.

Batas waktu menurut Perbup itu ada 52 hari masanya terhitung dari Januari. “Sekali lagi Soal ada berapa proyek yang diberikan kesempatan menurut Henrestu itu tergantung permohonan masukan dari OPD,” jelasnya.

Henrestu menjelaskan dari perjalanan rapat, disemua pekerjaan yang terkendala, dengan macam macam statusnya. Ada karena Force mayor bencana, selesai belum terbayar, kelalaian pihak ketiga dan keterlambatan proses tender,
Peran kita hanya mereview memberikan keyakinan kepada pimpinan OPD, Bupati semua dokumen yang ditampilkan itu layak Dari sini kata Henrestu, sanskinya jelas. Jika saja itu tidak bisa dipenuhi maka putus kontrak.” Soal dan black list itu urusan OPD terkait.” Kata Ia.

Dan inspektorat hanya lebih kepada penjaminan memadai. Mereview, audit, probility audit dan ada evaluasi, saran dan masukan, sampai disitu, tandasnya.

Menurutnya semua jenis pekerjaan yang ada kemungkinan ada 50an pekerjaan. ” Ada datanya itu, nanti tanya di dinas,” ujarnya. (RG.53)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *