DekotKotagor

Bapemperda Soroti Pelaksanaan Perda Belum Maksimal

150
×

Bapemperda Soroti Pelaksanaan Perda Belum Maksimal

Sebarkan artikel ini
Bapemperda DPRD Kota Gorontalo, melaksanakan rapat pembahasan terkait inventarisasi permasalahan dalam pembentukan Perda dan pasca pembentukan perda di Kota Gorontalo.

DEKOT (RAGORO)- Badan pembentukan peraturan daerah (Bapemperda) DPRD Kota Gorontalo, melaksanakan rapat pembahasan terkait inventarisasi permasalahan dalam pembentukan Perda dan pasca pembentukan perda di Kota Gorontalo.

Rapat dipimpin oleh Ketua Bapemperda Darmawan Duming, dihadiri oleh para SKPD terkait, bertempat diruang rapat I DPRD Kota Gorontalo, Senin (17/1) kemarin.

Kepada sejumlah awak media Darmawan Duming, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk meninventalisir semua peraturan daerah yang sudah menjadi produk hukum daerah.

Akan tetapi, sampai dengan saat ini perda tersebut berjalan namun dinilai tidak maksimal. Oleh kerena itu ada beberapa kendala yang sudah disampaikan sehingga melalui persetujuan dalam rapat tersebut rapat diskors.

“Rapat kami skors dengan tujuan untuk bagaimana teman-teman bisa berkonsolidasi secara internal dengan bagian hukum serta asisten I yang membidangi pemerintahan, agar peraturan daerah ini diharapkan betul-betul dapat dijalankan secara maksimal.

Kemudian, apabila peraturan daerah tersebut sudah tidak singkron dengan peraturan yang ada diatasnya, maka kami berharap aturan tersebut dicabut, revisi, atau dibuatkan peraturan baru.”jelas Darmawan.

disamping itu DPRD juga berharap agar OPD sebagai pelaksana teknis untuk bisa paham dan dapat mengimplementasikan Perda tersebut, karena setiap pelaksanaan agenda paripurna Walikota Gorontalo terus berpesan untuk bagaimana Perda tersebut bukan hanya ikejar dari segi kwantitas akan tetapi juga kwalitasnya agar pembangunan dikota Gorontalo bisa berjalan secara maksimal dan kesejahteraan rakyat juga bisa tercapai.(Fah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *