OpeningProvinsi

PPKM Diharap tak Menghambat Pergerakan Ekonomi, Ganjil Genap Layak Ditiru

162
×

PPKM Diharap tak Menghambat Pergerakan Ekonomi, Ganjil Genap Layak Ditiru

Sebarkan artikel ini
Potret salah satu gerak perekonomian di provinsi Gorontalo, yang lazim terlihat di pasar-pasar mingguan, yang tersebar di provinsi Gorontalo. Seperti di pasar Selasa, di kecamatan Kota Barat, kemarin. (foto: ayi/RG-2021)

BOTU (RG) – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sudah diterapkan oleh pemerintah pusat sampai ke daerah, dalam beberapa bulan terakhir ini, diharapkan oleh anggota Fraksi Nasdem-Amanat di DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo, Ismail Alulu, jangan sampai menghambat pergerakan ekonomi. Sebagai urat nadi kemajuan di sebuah daerah, tidak terkecuali di provinsi Gorontalo.

Artinya, menurut politisi PAN ini, PPKM sah-sah saja diterapkan, karena semata untuk menekan pandemi atau penularan Covid-19. “Namun setidaknya ada inovasi atau kreativitas dari pemerintah daerah. Untuk mensiasati, agar PPKM ini, tidak mematikan pergerakan ekonomi di masyarakat. Terlebih bagi mereka, seperti di masyarakat yang bergerak di usaha jasa. Yang mencari nafkah dan keuntungan hari ini, untuk biaya makan keluarganya,” jelas Alulu.

“Artinya, gerak inovasi dari pemerintah daerah, seperti pemberlakuan Ganjil dan Genap di Jakarta, patut ditiru. Bukan saja mengikuti pengaturan kenderaan dengan nomor polisi yang dibolehkan beroperasi pada tanggal ganjil atau genap. Namun juga dengan sistem Ganjil-Genap seperti dari nomor rumah, angka terakhir di KTP atau semacamnya.

Yang pada intinya, dengan sistem ini, tercipta situasi dan kondisi di tempat-tempat umum, yang tidak membuat masyarakat berkerumun,” papar Alulu. “Jadi, diserahkan pada kreativitas pemerintah daerah setempat, provinsi sampai ke desa/kelurahan. Yang penting, terakomodir penerapan protokol kesehatan, dan tidak menghambat pergerakan ekonomi. Itu intinya,” tandas Ismail Alulu. (ayi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *