OpeningUniversitas Muhammadiyah Gorontalo

Pelatihan PEKERTI dan AA UMGO Resmi Ditutup

278
×

Pelatihan PEKERTI dan AA UMGO Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini
SUASANA penutupan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Approach (AA) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO).

KAMPUS (RAGORO) – Pelatihan Peningkatan Kompetensi Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Approach (AA) Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Kamis kemarin (16/9) resmi ditutup.

Pelatihan PEKERTI dan AA ini ditutup langsung Wakil Rektor III, Dr. Apris Ara Tilome, M.Si dan dihadiri oleh Ketua LP3M, Dr.Tamrin Kum, M.Pd, Kepala Pusat Pendidikan Latihan LP3M, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Dr. Wiwy T. Pulukadang, M.Pd, Fasilitator, Dr. Nurhayati Tine, M.Si, para Panitia dan 31 Peserta Pelatihan yang seluruhnya merupakan dosen UMGO.

Seperti diketahui, Pelatihan PEKERTI dan AA ini merupakan bentuk kerjasama yang dilaksanakan UMGO dan UNG.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 8 hari, diawali dengan PEKERTI pada 9-13 September dan ditutup dengan AA pada 14-16 September 2021 secara Luring, di gedung Haryono Suyono, LPPM UMGO. Kegiatan ini menerapkan.

Protokol Kesehatan (Proses) secara ketat, yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak dengan mengurangi kapasitas ruangan sebanyak 50 persen.

Mengawali sambutan, Ketua LP3M, Dr. Tamrin Kum, M.Pd menyampaikan, bahwa dalam mengikuti pelatihan ini para peserta tidak perlu menghitung hari.

“Ibarat hujan, sederas derasnya hujan, pasti berhenti juga dan hari ini (kemarin_red) pelatihan sudah selesai. Suasana belajar dalam pelatihan ini sangat menyenangkan, semua itu karena kehebatan fasilitator.

Sekiranya ada kekurangan selama pelatihan, atas nama panitia saya ucapkan permohonan maaf,” ungkapnya.

Sementara itu, mewakili peserta, Hendra S.Pd, M.Pd dalam pesan dan kesannya menyampaikan banyak ilmu dan pengalaman baru yang diperoleh selama 8 hari pelatihan.

“Walaupun tekanannya juga luar biasa karena semua materi ada tugasnya, terutama jurnal. Insya Allah apa yang kami dapatkan selama pelatihan ini akan kami implementasikan dalam proses pembelajaran dalam kapasitas sebagai dosen untuk meningkatkan mutu kampus,” terangnya.

Sebelum menutup kegiatan, Wakil Rektor III, Dr. Apris Ara Tilome, M.Si dalam arahannya mengatakan sangat mengapresiasi panitia, sebab peserta dari awal hingga akhir nampak segar bugar. “Saya berapa semuanya bisa lulus,” harapnya.

Lanjut Apris, Sertifikat PEKERTI dan AA bukan hanya untuk kepentingan Sertifikasi Dosen (Serdos), tapi bagaimana ilmu yang didapatkan dapat dipraktekkan untuk mahasiswa nantinya.

“Alhamdulillah, sampai hari ini (kemarin_red) yang registrasi sudah sebanyak 796 maba. Dan kabar baik, bagi dosen yang berprestasi kedepan akan diberi kenaikan gaji per semester,” pungkas Apris. (rg-63/HMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *