Kotagor

Dua Kelurahan Menjadi Pusat Percontohan

207
×

Dua Kelurahan Menjadi Pusat Percontohan

Sebarkan artikel ini
Walikota serahkan SK Kelurahan Bersinar kepada Lurah Biawu, Jumat (20/8, Foto Hms).

PEMKOT (RAGORO)- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo resmi tetapkan dua Kelurahan di Kota Gorontalo masuk pada kelurahan bersinar (bersih dari narkoba).

Hal ini terungkap pada kegiatan Pasca HANI (kampanye pergelaran seni) bertempat di Ball Room Maqna Hotel Gorontalo yang digagas oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), pekan kemarin.

Pada kesempatan itu, pula Walikota Gorontalo Marten A. Taha sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Bahkan dirinya mengatakan, dua Kelurahan yang dicanangkan sebagai kelurahan bersinar menjadi percontohan bagi kelurahan yang lain.

“Dengan dipilihnya dua Kelurahan di Kota Gorontalo yaitu Kelurahan Talumolo dan Kelurahan Biawu, insya allah ini di akan di ikuti oleh kelurahan lain, “ujar Marten sembari memberikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Dirinyapun memberikan gambaran sedikit tentang Kota Gorontalo. Marten mengatakan, Kota Gorontalo terdiri dari lima puluh kelurahan dan sembilan kecamatan dengan jumlah penduduk kurang lebih 210 ribu jiwa, yang masyarakatnya lebih cenderung sebagian homogen.

Dalam artian, sebagian besar dihuni oleh masyarakatnya yang bersuku gorontalo. “Ada juga suku-suku yang lain dari seluruh penjuruh tanah air, dan juga lebih cenderung dominan mereka yang beragama islam.

Didalam kehidupannya sangat rukun, tentram damai dan harmonis ditengah-tengah perbedaan, “ucapnya. Lanjut, Kota Gorontalo kata Marten adalah Ibu Kota Provinsi.

Berbagai aktivitas yang dilaksanakan, dimulai dari pusat perkantoran pemerintahan, pusat ekonomi dan pusat aktifitas masyarakat.

Sehingga interaksi masyarakat di kota ini, sangat intens sekali. Bukan saja itu, dirinya juga mengatakan, daerah Kota ini luasnya tidak sampai satu persen, dari seluruh luas satu provinsi. Hanya 0,65 persen dari seluruh luas wilayah Provinsi Gorontalo. ”

Luas wilayah Provinsi Gorontalo itu kurang lebih 12500 kilo meter persegi, untuk Kota Gorontalo hanya 79,0 kilo meter persegi.

Sudah termasuk gunung-gunung, dan 12 kilo meter persegi lautan, serta yang bisa dihuni lainnya kurang lebih 64 kilo meter persegi dan sebagian persawahan, “jelas Marten.(tr11).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *