oleh

Layanan Keterampilan di PKBM Huyula Tabongo Barat di Dorong

-Provinsi-67 views

GORONTALO (RAGORO)-Jajaran komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo melakukan monitoring di Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) di Desa Tabongo Barat, Kecamatan Tabongo Kabupaten Gorontalo, diharapkan melahirkan lulusan tanggap dengan keterampilan.

Monitoring dipimpin oleh kordinator komisi IV Sofyan Puhi ini guna melihat sejauh mana proses PKBM berlangsung.

Dalam kesempatan itu Sofyan Puhi menuturkan bahwa interaksi antara tutor diminta agar berlangsung efektif.

Disisi lain proses pembelajaran tidak hanya teoritis, tetapi dapat diterapkan kecakapan keterampilan yang outputnya dapat menghasilkan nilai ekonomi untuk kehidupan sehari-hari pribadi dan membantu orang tua.

Dengan kata lain, selama keterampilan hidup dari hasil belajar, penelitian ini telah memberikan warga keberanian untuk dapat memanfaatkan keterampilan untuk hidup mandiri yang dimiliki.

Seperti halnya masyarakat ingin membuat kue dan menjahit di PKBM tersebut, sama halnya dengan PKBM sebelumnya.

“Agar warga yang belajar semakin banyak dan penuntasan keaksaraannya juga berkurang, serta mendapatkan modal usahanya” ungkap Sofyan Puhi di dampingi aleg komisi IV , Rabu (11/8/2021).

Sebelumnya, Adnan juga mengatakan, PKBM ini punya perpustakaan yang memiliki daya tarik.

Belajar mencari referensi dan pengembangan fasilitas ditambahkan, ini menekan butuh huruf.

“Aspirasi yang disuarakan yakni, terkait dengan penambahan buku di perpustakaan tersebut, dan kita akan mengkomunikasikan dengan pihak perpustakaan Nasional RI,” kata Adnan.

Sementara itu, ketua PKBM Huyula Mastin A. Hasan mengatakan, jumlah peserta didik disini sebanyak 35 orang, terdiri dari paket A 10 orang dan ikut ujian 8 orang, serta paket C dari jumlah 35 orang, yang ikut ujian 26 orang.

Dia juga mengatakan, jumlah tutor di PKBM ini 7 orang meliputi guru, dan masyarakat setempat dengan digaji BOP yang ada. (RG-57)

Don't Miss

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.