Kotagor

4 Hari Pantau Protkes di Masyarakat, Walikota : Ada Peningkatan

235
×

4 Hari Pantau Protkes di Masyarakat, Walikota : Ada Peningkatan

Sebarkan artikel ini
Walikota tinjau pentatan protokol kesehatan di Pasar Bugis, Kamis (5/8, Foto Hms).

PEMKOT (RAGORO)- Rasa kepedulian terhadap masyarakat guna mencegah penularan Covid-19 di Kota Gorontalo, alhamdulillah kata Marten sudah terlaksana.

Hal ini berdasarkan hasil pantauan yang digalakkan oleh Forkopimda Kota bersama Provinsi di empat pasar tradisional kata Walikota Gorontalo Marten A. Taha sudah ada peningkatan, dan banyak masyarakat yang sudah patuh terhadap penerapan protokol kesehatan (protkes).

“Pada hari sebelumnya, amper semua yang tidak menggunakan masker. Ada sebagian hanya saja digandung dileher tidak dipakai secara benar.

Dan Alhamdulillah berdasarkan hasil penatatan di pasar kali ini sudah ada 100 persen semuanya menggunakan masker, “ujar Marten kepada awak media usai melakukan pemantaun penerapan protkes di pasar tradisional bugis, Kamis (5/8/21).

Kegiatan tersebut juga kata Marten, merupakan tindak lanjut Inmendagri nomor 29 tahun 2021 tentang PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level III, level II dan level I serta mengoptimalkan posco penanganan Corona Virus Disease 2019 ditingkat desa dan kelurahan untuk menyendalikan penyebaran Covid-19.

Menurutnya, pasar tradisional merupakan salah satu sekmen yang berpotensi menimbulkan kerumunan banyak orang, dan agak sulit untuk dilakukan penataan. Oleh karena itu, berbagai upaya eksra untuk mendisiplinkan masyarakat dalam rangka penerapan protokol kesehatan di pasar.

Demikian juga terkait dengan para penjual, Ia mengatakan, pihaknya menata sedemikian rupa agar disaat melaksanakan jual beli dengan para pengunjung agar bisa mengatur jarak.

“Yang jelas bahwa kami tdak akan melarang mereka akan jualan, akan tetapi para pedagang juga bisa menjalankan apa yang sudah menjadi kewajiban dimasa pandemi dengan cara meberapkan protokol kesehatan, “jelas Marten.

Dirinya juga menambahkan, disetiap pasar tradisional tim satgas covid-19 di Kota Gorontalo, telah menyiapkan berbagai fasilitas. Terutama terkait dengan pelaksanaan vaksin.

“Jadi hukuman bagi orang yang tidak menerapkan protokol kesehatan, ditempat keramaian atau diruang publik seperti ini, kita akan swab.

Jikalau dia positif, kita langsung karantina. Dengan catatan, seluruh keluarga tersebut kita akan swab dan kemudian diteruskan dengan vicaire, “tutup Marten.(tr11).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *