oleh

AKI/AKB di Gorut Terus Ditekan, Indra : Butuh Penanganan Sejak Dini

GORUT (RAGORO) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara (Pemkab Gorut) terus memberi perhatian penting dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi (AKI/AKB) di daerah itu.

Hal ini yang kemudian sebagai wujud komitmen terhadap kesehatan ibu dan bayi/anak.

Sebagaimana disampaikan Bupati Gorut, Indra Yasin, usai dirinya hadir membuka rapat koordinasi lintas sektor menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan meningkatkan cakupan ASI eksklusif yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dikes) Gorut, Selasa (13/7) kemarin di Cafe D’Qta Aja, Kota Gorontalo.

“Dan memang saya anggap penting rapat koordinasi ini, bagaimana langkah-langkah kita ke depan, untuk menekan, mengurangi dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Karena ini satu persoalan yang tidak boleh kita pandang remeh. Karena bagaimana pun perhatian kita untuk ibu hamil dan bayi itu sangat penting. Dan tentu bayi adalah generasi yang kita harapkan mewarisi atau meneruskan generasi yang akan datang,” tutur Indra Yasin saat diwawancarai.

Oleh sebab itu, lanjut kata Indra, sejak dini harus ada perhatian. Seperti, persiapan untuk memasuki jenjang pernikahan, tentu itu juga kaitan dengan stunting, begitu juga saat ibu hamil, maka harus diperiksakan.

“Ibu hamil saya sudah minta untuk secara rutin melakukan pengecekan di puskesmas atau rumah sakit dan pelayanan kesehatan terdekat lainnya. Sehingga dengan demikian perkembangan bayi maupun perkembangan kesehatan ibu ini benar-benar bisa kita kendalikan. Dan mudah-mudahan dengan perhatian itu, angka kematian juga boleh kita tekan,” ujarnya.

Selanjutnya, Indra mengatakan, ibu hamil juga perlu makanan tambahan. Sehingga mereka tidak kekurangan vitamin, kekurangan gizi yang nantinya akan berpengaruh pada bayi yang dikandung.

“Dan setelah melahirkan, tentu bayi yang dilahirkan juga mendapat perhatian, khususnya untuk menyusui. Karena biasanya, ibu-ibu setelah dia melahirkan anaknya, sudah berikan susu formula. Seharusnya diberikan ASI eksklusif. Sehingga daya tahan tubuhnya (bayi) juga bisa terjamin. Apalagi dengan kondisi sekarang, maka ketahanan tubuh itu sangat penting. Dan itu bisa diasup melalui ASI,” terangnya.

“Nah, dengan demikian mudah-mudahan antara ibu dan anak atau bayi bisa kita pertahankan kesehatannya,” tandas Indra. (RG-56)

Don't Miss

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.